Pages

CARA MEMERIKSA KOMPONEN ELEKTRONIKA

Sabtu, 28 Februari 2015
Bagai manakah cara mengecek komponen elektronika yang sudah rusak ?

Banyak orang yang belum mengetahui cara mengeceknya, nah kali ini saya akan menshare/berbagi ilmu tentang mengecek komponen elektronika yang sudah rusak maupun masih bagus. komponen elektronika seperti Resistor,kapasitor,  dioda dan transistor serta yang lainnya yang banyak digunakan dalam perangkat elektronik dan gadget apapun. dengan Mengetahui bagaimana melakukan pengujian komponen menggunakan multimeter akan memberi Anda masukan tentang bagaimana memperbaiki alat elektronik atau ponsel yang rusak atau peralatan elektronik lainnya. Berikut adalah beberapa dasar yang bisa anda pelajari tentang pengujian yang tepat dari komponen menggunakan Avo meter.

berikut tutorialnya:

1.Resistor

Resistor merupakan komponen elektronika yang sangat sering di gunakan pada pembuatan barang-barang elektronika.Resistor dapat dibuat dari bermacam-maca kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium)

cara pengujianya yaitu:
Baca nilai kode yang ditunjukkan ditunjukkan warna resistor kemudian pilih skala Ohm pada avo meter, yaitu sedikit lebih diatas dari nilai yang terbaca pada resistor. Lihat hasil pengukuran, Sebuah resistor baik jika resistensinya hampir sama dengan nilai aslinya.Toleransi resistor menunjukkan tingkat kesalahan pembacaan ohmmeter. Sementara jika avo meter tidak bergerak maka berarti resistor putus. Sedangkan jika hambatannya terbaca nol atau jarum avo meter bergerak penuh kekanan, ini menunjukan resistor konslet.

2.Kapasitor

Kapasitor atau disebut juga dengan kondensor merupaka komponen yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. kapasitor
  • Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.
Polarized kondensator symbol 3.jpg Lambang kondensator (mempunyai kutub) pada skema elektronika.
  • Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju.
Capacitor symbol.jpg Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.
cara pengujianya yaitu:

Dalam kebanyakan kasus, kapasitor rusak karena kerusakan bahan dielektrik antara platenya didalam. Kerusakan lain yang mungkin juga adalah korsleting internal atau kebocoran berlebihan dan degradasi nilai kapasitansi . Untuk kapasitor elektrolit (kapasitor dengan polaritas atau elco) konsletkan (hubungkan) kedua kaki kapasitor satu sama lain untuk pengosongan muatan sebelum melakukakn pengecekan. Untuk menguji kapasitor, atur multimeter atau avo meter untuk RX10 atau skala Rx1K. Hubungkan probe negatif ke terminal positif kapasitor dan probe positif ke terminal negatif.
Sebuah indikasi yang baik untuk kapasitor elektrolit ditunjukkan dengan jarum avo meter bergerak menuju nol kemudian bergerak kembali ke posisi resistensi yang tak terhingga.
Untuk kapasitor Mylar keramik dan kapasitor lain dengan kapasitansi dengan kurang dari 1,0 UF, jarum avo meter tidak akan bergerak sama sekali. saat mengukur kapasitor elektrolit, jika jarum avometer bergerak ke nol dan tetap diam disitu, maka ini merupakan indikasi bahwa kapasitor korsleting.

3.dioda

dioda merupakan komponen aktif dua kutub yang pada umumnya bersifat semikonduktor, yang memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu arah (kondisi panjar maju) dan menghambat arus dari arah sebaliknya (kondisi panjar mundur). Diode dapat disamakan sebagai fungsi katup di dalam bidang elektronika. simbol dioda adalah
cara pengujian yaitu:
Setel kenop multimeter ke salah satu posisi resistance (x1 * x10 * x1k atau 10K ohm). pertama Hubungkan probe positif ke anoda dan probe negatif ke katoda (katoda adalah kaki yang dekat dengan garis pada bodi dioda). lalu kedua lakukan sebaliknya,  hubungkan probe positif terhadap katoda dan Probe negatif ke anoda dari dioda. Dioda yang baik pada prosedur pertama akan menunjukkan avometer bergerak sangat sedikit atau mungkin tidak sama sekali, Dan dalam prosedur kedua avo meter akan bergerak ke arah nol. Jadi dioda ini senbenarnya hanya bisa dilewati searah, karena itu dioda sering terdapat pada rangkaian penyearah. dioda yang cacat ditunjukkan avo meter tidak akan bergerak sama sekali bahkan ketika probe dibalik. Atau avo meter bergerak  pada kedua langkah pengujian diatas.

4. Transistor

Transistor merupakan komponen elektronika semikonduktor yang memiliki 3 kaki elektroda, yaitu Basis (Dasar), Kolektor (Pengumpul) dan Emitor (Pemancar). Komponen ini berfungsi sebagai penguat, pemutus dan penyambung (switching), stabilitasi tegangan, modulasi sinyal dan masih banyak lagi fungsi lainnya. Selain itu, transistor juga dapat digunakan sebagai kran listrik sehingga dapat mengalirkan listrik dengan sangat akurat dan sumber listriknya.

cara pengujianya yaitu:

Bagaimana untuk menentukan apakah itu transistor NPN atau PNP?
atur pemilihan rentang Pada avometer ke x 1 atau x10 ohm
kemudian ikuti petunjuk tabel dibawah ini :
PROBE POSITIF KE ---- ​​PROBE Negatif KE -------- Nilai Hambatan----------- KESIMPULAN:
Emitter ------------------- Basis ------------------------ Kurang dari 150 ohm ---- Transistor adalah NPN
Basis ---------------------- Emitter --------------------- Tak hingga ------------------ Transistor adalah NPN
PROBE POSITIF KE --- PROBE NEGATIF ​​KE ---- Nilai Hambatan----------- KESIMPULAN:
Emitter ----------------- Basis ----------------------- Tak hingga------------------ Transistor adalah PNP
Basis -------------------- Emitter -------------------- Kurang dari 150 ohm --- Transistor PNP
Beberapa indikasi transistor rusak atau cacat:
- Pengukuran hambatan antara setiap kakinya kurang dari 10 ohm ini berarti bahwa transistor telah korsleting.
- Pada pengkuran hambatan pada antara kaki-kakinya menunjukan nilai tak hingga (jarum avometer tidak bergerak) yang menandakan transistor telah putus.
- Transistor terlalu panas (kecuali transistor daya) selama kondisi operasi normal yang berarti bahwa transistor korslet.


Itulah beberapa cara pengujian komponen yang sering di gunakan pada rangkaian elektronik, semoga berguna....................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar